Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Pengusaha Sebut Mainan Lokal Rajai Pasar RI Berkat SNI

  • Rabu, 08 Mei 2019
  • - -
  • 209 kali

Merdeka.com - Pengusaha dalam industri mainan anak optimistis, berkat aturan SNI, produk Indonesia akan semakin menjadi tuan di rumah sendiri. Hal tersebut tampak dari kecilnya produk mainan impor di pasar dalam negeri.

 

Owner dan Direktur Utama PT Megah Plastik, Handrick Sutjiadi, mengatakan makin merajanya produk mainan Indonesia di pasar domestik dikarenakan kebijakan SNI yang diberlakukan Kementerian Perindustrian. SNI membuat mainan impor berkualitas rendah sulit masuk Indonesia.

 

"Waktu belum ada SNI, sampah pun masuk ke sini," kata dia, di Kompleks Pabriknya, Tangerang, Selasa (7/5).

 

Dia mengatakan, saat ini 80 persen mainan yang dipasarkan di Indonesia merupakan buatan Indonesia. Sementara, 20 persen memang masih dipenuhi dari impor. Produk impor ini biasanya menyasar kelompok masyarakat menengah ke atas.

 

"20 persen impor. Barang sekarang lebih selektif. Yang benar-benar berkualitas, benar-benar dapat bersaing. Yang coba masuk menengah ke bawah mereka akan mati dengan alam. Untuk pasar (dalam negeri) akan dikuasai produk dalam negeri. Selain harga, kebutuhan anak-anak Indonesia dapat dipenuhi," ungkapnya.

 

Selain itu, peluang untuk menggarap pasar ekspor pun semakin terbuka lebar, terutama untuk masyarakat kelas menengah ke bawah. Sebagai contoh, dia menyebut China yang terkenal sebagai produsen mainan mulai kewalahan untuk memproduksi mainan untuk kelas menengah ke bawah, karena ongkos produksi yang tinggi. Ini merupakan peluang pasar yang bisa digarap ke depan.

 

"Ekspor terbuka lebar. Teman-teman di China sudah merasakan. Karena tenaga kerja mahal. Cost sudah tinggi. Mereka sudah tidak bisa lagi buat yang menengah ke bawah," tandasnya.

 

Sebelumnya, Kepala Pusat Sistem Penerapan Standar BSN, Wahyu Purbowasito, berjanji akan membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam mengurus sertifikasi SNI. Label SNI ini untuk mendongkrak daya saing pengusaha dalam negeri dari serbuan produk impor.

 

Link: https://www.merdeka.com/uang/pengusaha-sebut-mainan-lokal-rajai-pasar-ri-berkat-sni.html

 

Link Berita Terkait:

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3959688/mainan-anak-diklaim-bakal-berjaya-di-dalam-negeri

http://www.tribunnews.com/bisnis/2019/05/07/genjot-industri-mainan-dalam-negeri-pemerintah-tanggung-bea-masuk-bahan-baku

https://www.beritasatu.com/ekonomi/552876/kemperin-pacu-industri-mainan-lebih-produktif

https://www.netralnews.com/news/ekonomi/read/173933/kemenperin-pacu-industri-mainan-lebih-produktif-dan-perluas-pasar-ekspor

https://ekonomi.bisnis.com/read/20190507/257/919769/ekspor-mainan-indonesia-capai-us3812-juta

https://ekonomi.bisnis.com/read/20190507/257/919774/kemenperin-dorong-industri-mainan-perluas-ekspor



Basni

Ada tanggapan lebih lanjut?

Lapor
Hotline 021 392-7422 Whatsapp 0813 802 2930
Email bsn@bsn.go.id E-Pengaduan SIPMAS

Klik LAPOR untuk Pengaduan Masyarakat