Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Pesantren Kembangkan Produk Lokal, Kepala BSN Himbau Agar Terus Berdaya Saing

  • Senin, 23 Desember 2019
  • Humas BSN
  • 4082 kali

Makin gencarnya produk asing yang masuk ke pasar Indonesia mengharuskan para pelaku usaha lokal memberikan warna yang berbeda pada produknya agar dapat terus bersaing. Ciri khas suatu produk, serta adanya jaminan kualitas merupakan hal yang tidak dapat ditawar lagi.

 

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya menegaskan bahwa BSN selalu mendorong para pelaku UMKM agar menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai jaminan kualitas usahanya. Dalam kunjungannya ke Pesantren Mukmin Mandiri di Sidoarjo, Jawa Timur pada Jumat (20/12/2019), Bambang pun menyatakan bahwa BSN siap bersinergi dengan pesantren untuk mengembangkan produk lokal.

 

“Pesantren ini bisa menjadi role model karena telah berhasil mengembangkan bisnis kopi, yang dalam hal ini sejalan dengan program One Pesantren One Produk (OPOP) di Jawa Timur . Tentu, agar dapat terus berkembang, produk yang dihasilkan pun harus mempunyai keunggulan dalam hal teknologi, fungsi atau manfaat dari produk, dan juga kualitas dari produk yang dihasilkan,” ujar Bambang. Ia pun memaparkan bahwa BSN siap bersinergi dengan Pesantren Mukmin Mandiri dengan memberikan pembinaan penerapan SNI, sistem jaminan mutu dan sertifikasi SNI untuk produk pangan maupun non pangan.

 

Pendiri Pesantren Mukmin Mandiri, Muhammad Zakki menyadari, percepatan ekonomi dan kuatnya arus modernitas akan menggerus eksistensi pesantren, jika dunia pesantren tidak melakukan reorientasi visi, misi dan paradigma pesantren sesuai dengan kehendak masyarakat. Muhammad Zakki, yang akrab disapa sebagai Kiai Zakki pun ingin agar pesantrennya mempunyai lulusan para santri yang mampu mandiri atau berwirausaha. “Program unggulan dari Pesantren Mukmin Mandiri adalah Pesantren Agrobisnis dan Agroindustri tidak bergerak hanya pada sektor keagamaan, melainkan pada pemberdayaan dan kemandirian santri dalam berwirausaha,” jelasnya.

 

Kiai Zakki sangat antusias dengan program pembinaan penerapan SNI dari BSN. “Menurut saya, adanya program binaan oleh BSN dapat mendukung pesantren-pesantren menghasilkan produk unggulan yang mempunyai kulitas sesuai dengan standar dan mampu bersaing dengan produk-produk luar negeri,” ujranya. Ia pun berharap produk-produk dari Pesantren Mukmin Mandiri dapat tersertifikasi SNI. (kltbsn_sby/Humas)



Basni

Ada tanggapan lebih lanjut?

Lapor
Hotline 021 392-7422 Whatsapp 0813 802 2930
Email bsn@bsn.go.id E-Pengaduan LAPOR

Klik LAPOR untuk Pengaduan Masyarakat