Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Komitmen Bolu Ketan Mendut Dalam Menerapan SNI Biskuit

  • Selasa, 04 Februari 2020
  • Humas BSN
  • 972 kali

Surabaya. Sebagian besar produk UMKM mulai tumbuh besar berawal dari garasi rumah mereka. Dengan semakin banyaknya permintaan dan persyaratan standar, maka pelaku usaha harus memiliki tempat produksi yang sesuai dengan standar. Dibutuhkan komitmen yang tinggi bagi pemilik usaha untuk mengembangkan usahanya. Salah satunya dengan standar Penerapan SNI bagi pelaku usaha tidak hanya untuk industri besar, melainkan produk UMKM mampu menerapkannya dengan baik.

 

Pemilik Bolu Ketan Mendut, Ratih Dwi Puspita Ningrum menjelaskan walaupun produk UMKM tetapi kami mampu memenuhi permintaan yang besar. Permintaan tidak hanya berasal dari dalam negeri saja, tetapi merambah pasar luar negeri seperti Australia, Amerika, Meksiko, Eropa, Arab Saudi, Korea, dan masih banyak lagi. “Tahun 2020 ini saja kami sudah kewalahan untuk permintaan pasar ekspor, karena keterbatasan kapasitas produksi” ujar Ratih dalam kunjungan KLT BSN Surabaya ke tempat produksi. (Selasa, 4/2/2020)

 

Akhir 2018 merupakan tonggak bersejarah berdirinya IUMK Bolu Ketan Mendut yang berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur. Pasangan suami istri Jalian dan Ratih ini telah mengembangkan usahanya dari garasi rumah dan saat ini telah memiliki tempat produksi yang sesuai standar GMP dengan bimbingan dari KLT BSN Surabaya. Dengan memiliki jumlah pegawai sebanyak 6 orang, saat ini mampu memproduksi sebanyak 1.600 pcs keripik brownies ketan.

 

KLT BSN Surabaya melihat IUMK Bolu Ketan Mendut memiliki peluang dan potensi pasar yang besar sehingga diperlukan pembinaan dalam sertifikasi SNI 2973:2011 Biskuit dan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Dengan penerapan standardisasi tersebut, perusahaan semakin percaya diri dan meningkatkan daya saing produknya untuk dipasarkan di dalam negeri maupun di luar negeri.

 

“Walaupun kami UMKM, kami yakin produk kami memiliki jaminan mutu yang baik dengan menerapkan standar.” kata Ratih. Perusahaan juga mengajak kepada UMKM di daerah Sidoarjo dan wilayah Jawa Timur, apabila ingin naik kelas dari UMKM menjadi industri besar maka diperlukan pemahaman dan menerapkan standar produk. (rmy/klt_sby)

 

Untuk informasi pembelian dapat menghubungi Ratih (08121619775) atau bisa dilihat di sosial media:

Facebook : bolu ketan mendut

Instagram : @boluketanmendut atau kripik_brownies_me_time

Website : www.boluketanmendut.com