Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Kepala BSN Hadiri Peluncuran Mobile BSL-2 BPPT

  • Rabu, 17 Juni 2020
  • Humas BSN
  • 451 kali

Presiden Republik Indonesia telah meluncurkan sejumlah produk riset, teknologi dan inovasi karya anak bangsa untuk percepatan penanganan Covid-19 pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2020. Salah satu produk hasil inovasi Badan Pengkajian dan penerapan Teknologi (BPPT) yang dikenalkan adalah Mobile Laboratory Biosafety Level-2 (Mobile Lab BSL-2). Mobile Lab BSL-2 BPPT dapat melakukan pemeriksaan virus SARS COV-2 menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Saat ini, Mobile Laboratorium BSL-2 BPPT ditempatkan di RS Tk.II Moh Ridwan Meuraksa TMII Jakarta, dan dikelola oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta sebagai satelot Laboratorium Kesehatan Daerah (LABKESDA) Provinsi DKI.

 

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kukuh S. Achmad turut hadir dalam peluncuran pengoperasian Mobile Lab BSL-2 BPPT di RS TK.II Moh Ridwan Meuraksa pada Selasa, 16 Juni 2020. Momen ini menandai acara serah terima Mobile Lab BSL-2 BPPT antara BPPT dengan Dinas Kesehatan DKI, RS TK.II Ridwan Meuraksa, RSUD Balaraja, RSUD Kabupaten Tangerang, dan RS Pertamina Jaya. Dalam rangkaian acara ini juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman / perjanjian kerja sama pemanfaatan produk inovasi Covid-19 antara Kemenristek/BRIN dengan KADIN, Budha Tzu Chi, PT JPTI, BNI, Bank Mandiri, dan PT Pelindo 2.

 

Mobile Lab BSL-2 BPPT ini dibangun dengan 3 konsep utama. Pertama mobile, dengan artian lab ini dapat dipindahkan dengan mudah. Menggunakan container ukuran 20 feet, Mobile Lab ini diharapkan bisa dipindahkan ke seluruh pelosok Indonesia.

 

Konsep kedua adalah aman. Diharapkan, pengujian yang dilakukan di lab ini aman baik bagi penguji maupun bagi lingkungannya. Mobile lab ini didesain sedemikian rupa sehingga memiliki pressure/tekanan negatif. Bila ada virus yang terdapat dalam spesimen, virus tersebut tidak akan keluar dari laboratorium. Tentunya penguji juga tidak terpapar dengan menempatkan beberapa fasilitas pendukung seperti Biosafety Cabinet, Autoclave dan PCR, serta peralatan pendukung lain yang menjadikan Mobile Lab ini telah memenuhi persyaatan Biosafety Level 2 plus

 

Ketiga, akurat. Data yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan. Hasilnya memenuhi kriteria yang ditentukan oleh badan kesehatan dunia /WHO.

 

Saat ini, Mobile Lab BSL-2 BPPT dapat memeriksa 120 spesimen per 12 jam. Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi (Kemenristek/BRIN), Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menilai, pengembangan Mobile Lab BSL-2 ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pengujian Covid-19. Ia pun berharap Mobile Lab BSL-2 BPPT ini dapat menjangkau wilayah epicentrum Covid-19 yang berada di daerah dan jauh dari ibu kota di daerah tersebut.

 

Dalam kesempatan ini, Menristek/Kepala BRIN beserta segenap pejabat tamu undangan turut melakukan pengambilan sampel swab untuk dianalisis di Mobile Lab BSL-2 BPPT. Kepala BSN, Kukuh S.Achmad pun turut ambil bagian dalam pengambilan sampel swab tersebut.

 

Mobile Lab BSL-2 BPPT juga dilengkapi aplikasi Pantau Covid (PC-19). Dalam waktu dekat, masyarakat yang ingin melakukan swab test dapat melakukan registrasi online melalui melalui aplikasi tersebut, sehingga dapat melihat jadwal waktu dan urutan untuk swab test. (ald-Humas)