Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Produksi Ilmiah Indonesia Tentang Energi Terbarukan Dukung Rancangan Kebijakan

  • Kamis, 09 Juli 2020
  • Humas BSN
  • 1008 kali

Bagaimana produksi ilmiah Indonesia tentang energi terbarukan berhasil mendukung rancangan kebijakan? Perjalanan menuju transisi energi berkelanjutan.

Produksi pengetahuan ilmiah Indonesia dapat mendukung transisi yang sukses ke energi terbarukan. Namun pembuat kebijakan belum menggunakan produksi ilmiah energi terbarukan untuk merancang kebijakan transisi energi berkelanjutan. Sebuah studi bibliometrik menggunakan data publikasi ilmiah dari Web of Science (WoS) digunakan untuk menyelidiki bagaimana produksi pengetahuan ilmiah Indonesia dapat mendukung desain kebijakan untuk transisi ke energi berkelanjutan. Analisis menunjukan bahwa sebagian besar produksi ilmiah energi terbarukan (ET) di Indonesia berada di bidang bioenergi. Biofuel dan biomassa merupakan sumber daya bioenergi yang berlimpah di Indonesia. Dengan demikian, memprioritaskan ET dalam perangkat kebijakan nasional utama dapat mendorong penerapan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) ke-7 dan TPB ke-9 di Indonesia.

 

Dengan pertimbangan untuk memenuhi komitmen pemerintah dalam pelaksanaan pencapaian TPB/SDGs yang menjadi agenda global 2030, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 untuk menyelaraskan TPB/SDGs dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). RPJMN 2020 – 2024 telah disahkan melalui Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020. RPJMN ini menerangkan kegiatan prioritas (KP) untuk pembangunan energi berkelanjutan dengan proyek prioritas (ProP) adalah pengelolaan energi baru terbarukan (EBT) melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Bioenergi. Terkait dengan hal itu, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014, BSN memiliki peran penting untuk melakukan penelitian dan pengembangan standardisasi; pengembangan sistem Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK); perumusan standar; dan peningkatan penerapan standar terkait pembangunan PLT Bioenergi dalam mencapai tujuan pembangunan nasional dan TPB/SDGs yang tercantum pada RPJMN 2020 – 2024.

 

Paper ini telah terbit di Jurnal Internasional bernama "Problemy Ekorozwoju - Problems of Sustainable Development" yang terindeks di Scopus dan Web of Science - Social Science Index (SCI). Paper ini dapat diakses melalui https://ekorozwoj.pollub.pl/no30/07.Akbar_et_al.pdf.

 

Dhandy Arisaktiwardhana [Kandidat Doktor di Technische Universität Berlin - Jerman, Staf di Direktorat Akreditasi Laboratorium - BSN]