Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

ISO Members' Virtual Session 2020

  • Jumat, 25 September 2020
  • Humas BSN
  • 910 kali

 

Genewa (Swiss)International Organization for Standardization (ISO) menggelar Members’ Virtual Session pada Kamis, (24/9/2020). Sebagai full member ISO, Badan Standardisasi Nasional (BSN) turut hadir sebagai peserta, dengan delegasi yang diketuai oleh Kepala BSN, Kukuh S. Achmad, dengan anggota Deputi Bidang Pengembangan Standar BSN, Nasrudin Irawan; Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Zakiyah; Direktur Sistem Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian selaku PASC Secretary, Konny Sagala; serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kerja Sama, dan Layanan Informasi BSN, Zul Amri.

 

ISO Members’ Virtual Session ini dibuka oleh ISO President, Eddy Njoroge. Beberapa agenda diawali dengan laporan ISO Secretary General, Sergio Mujica.

 

Selain menyampaikan laporan strategi 2019 dan 2020, Sergio menyampaikan dampak pandemi Covid-19, tantangan yang dihadapi dunia, serta respon ISO terhadapnya.

 

Meski tidak sepenuhnya siap menghadapi pandemi, ISO tetap dapat merespon dengan tepat waktu dan memadai. Terhitung sejak Februari hingga Juni 2020, ISO telah mampu mempublikasikan 690 publikasi ISO terbaru, yang 535 diantaranya adalah standar internasional baru.

 

Memahami kebutuhan anggota akan urgensi penanganan pandemi, ISO menyediakan beberapa standar dan adopsi-adopsi nasionalnya secara online dan gratis, dengan format read-only dan sesuai dengan ISO POCOSA 2017.

 

Keputusan-keputusan ISO tetap didasari atas kesejahteraan ISO community dan keberlanjutan bisnisnya. President’s Committee telah mengadakan pertemuan luar biasa yang membahas pendekatan krisis serta mendorong proses pengambilan keputusan fast-track terkait governance dan technical meeting.

 

Sergio pun membentuk Business Continuity Management Team (BCMT) untuk membuat rekomendasi dan membantu tim kepemimpinan ISO/CS.

 

Dalam rangka mengantisipasi potensi masalah serta menerapkan tindakan untuk meminimalisir efek buruk pada sistem ISO dan CSC/SP, ISO menyediakan portofolio resiko serta tindakan balasannya, dan mempresentasikan daftar terbaru agar disetujui dewan.

 

Dalam kesempatan ini, Sergio juga menyampaikan beberapa poin penting, yaitu strategi ISO 2021-2030, bagaimana ISO menjangkau para anggotanya, bagaimana ISO membantu para anggota untuk melalui masa-masa sulit, bagaimana ISO menjangkau para pemangku kepentingan, peningkatan kolaborasi dengan para mitra, rencana aksi gender di ISO, standar yang relevan serta format-friendly, cara-cara baru untuk menghasilkan standar dan memanfaatkan isinya, mendemonstasikan manfaat standar ISO, diseminasi standar ISO, keuangan yang bertanggungjawab, pengembangan pelayanan di Sekretariat Pusat, perluasan kesadaran dan pengembangan standar, serta pandangan ke depannya.

 

Beberapa fokus untuk ditindaklanjuti dari pertemuan ini adalah disebabkan adanya penundaan pelaksanaan ISO General Assembly tahun 2020, members body diminta untuk memberikan persetujuan pada laporan Sekjen ISO melalui korespondensi. Selain itu, electronic ballot untuk ISO Council Election dan ISO Strategic Plan 2021-2030 akan dibuka setelah ISO Members' Virtual Session ini. 

 

Terdapat beberapa agenda lain selama berlangsungnya virtual meeting yang dimoderatori oleh ISO Head of Communication and Marketing, Vanessa Von der Mühll ini. Di antaranya, nominasi kandidat untuk ISO president berikutnya yang berasal dari, Ulrica Francle (Swedia), yang menyampaikan pidato perkenalannya. Kemudian, ISO/CS Head of Governance, Jose Baltar, menyampaikan poin-poin wajib yang akan disetujui oleh member bodies melalui korespondensi. ISO Vice President (Finance), Mitsuo Matsumoto (Jepang) juga menyampaikan kondisi keuangan organisasi ISO.

 

Dengan panelis Mitsuo Matsumoto (Jepang) dan Chauw Sauw Kook (Singapura), pertemuan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, yang kemudian ditutup dengan closing remark oleh ISO President, Eddy Njoroge.

 

Pertemuan virtual ini dihadiri hampir 700 delegasi ISO dari seluruh negara anggota.  (Put – Humas)