Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

BSN Tanamkan Perilaku Bela Negara Dimulai dari Kesehatan Fisik dan Mental

  • Rabu, 25 November 2020
  • Humas BSN
  • 490 kali

 

Pandemi Covid-19 yang menjadi sebuah peristiwa tidak terduga, memberikan pelajaran berharga kepada khalayak ramai untuk lebih menjaga dan merawat kesehatan fisik juga mental. Bagaimanapun kesehatan adalah salah satu hal penting untuk menunjang berbagai aktivitas, termasuk kegiatan bela negara. Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang bertanggung jawab di bidang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK), turut berpartisipasi dalam kegiatan bela negara tersebut, terutama bagi seluruh Pegawai BSN yang dimulai dari kesehatan fisik dan mental. Untuk itu, BSN menyelenggarakan webinar Membentuk Mental dan Fisik yang Tangguh sebagai Bentuk Perwujudan Bela Negara di Masa Pandemik Covid-19 secara daring, pada Rabu (25/11/2020).

Sekretaris Utama BSN, Puji Winarni membuka webinar dengan memberikan pesan bahwa bela negara memiliki arti sungguh-sungguh dalam mencintai dan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Bela negara adalah satu kegiatan yang sangat penting, dalam bentuk yang sesungguh-sungguhnya maupun dalam kreativitas lainnya, melalui sikap dan perilaku dalam mencintai dan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terang Puji.

Webinar ini merupakan salah satu bentuk kreativitas Bela Negara karena secara khusus mengulas dari sudut pandang kesehatan jasmani dan rohani. “Webinar ini sedikit out of the box, melalui fungsi yang paling pribadi dari diri kita sendiri untuk membela negara, yaitu membela diri melalui kesehatan jasmani dan rohani. Di dalam konteks BSN, tugas dan fungsi bidang SPK yang dijalankan sehari-hari merupakan bentuk bela negara juga.” tutur Puji.

Berfokus untuk membangun kebiasaan baik, Coach sekaligus CEO Pusat Pelatihan Kesehatan, Juli Triharto, mengatakan, “Kesehatan mental, imun, dan fisik sangat penting untuk menjaga tubuh dalam keadaan tetap sehat, dan salah satu indikator tubuh yang sehat adalah berat badan yang ideal. Dari segi kesehatan mental, penting untuk memiliki rasa bahagia, senang, serta dilindungi. Intinya adalah dengan mengubah kebiasaan, mengubah pikiran dan perasaan untuk mengintervensi perubahan perilaku, atau dengan istilah naturally fit people do.” Menurut Juli, work life balance perlu dijalankan untuk membuat keteraturan sehingga menciptakan pikiran yang positif. (PjA – Humas)