Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Airlangga: Presiden Jokowi Minta Ada Standardisasi Masker untuk Masyarakat

  • Rabu, 03 Februari 2021
  • Humas BSN
  • 236 kali

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Joko Widodo meminta ada standardisasi masker yang digunakan masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19. Sebab, Presiden Jokowi menilai, kunci penanganan Covid-19 ada pada kedisiplinan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

"Pak Presiden kembali mengingatkan kunci pandemi Covid ini ada di hulu, yakni 3M. Dan untuk masker itu Pak Presiden meminta ada standardisasinya," ujar Airlangga, dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (3/2/2021). "Sehingga masker yang dipakai masyarakat itu memenuhi standar kesehatan," tegasnya. Selain itu, Presiden juga mendorong agar pelacakan, pengetesan dan perawatan dilakukan lebih masif.

Airlangga menyebut, Presiden akan mendukung program tracing Covid-19 secara digital lewat program PeduliLindungi. "Bapak Presiden akan mempersiapkan Instruksi Presiden sehingga program PeduliLindungi ini bisa digunakan sehingga efektif mengontrol mereka yang terpapar secara digital, sehingga bisa di-trace gerakan-gerakan dan mereka yang bisa potensi terkait dengan penularan," jelasnya. Untuk mendukung pelacakan, Kementerian Kesehatan akan menambah jumlah petugas. Salah satunya dengan menggandeng Babinkamtibmas.

Sebelumnya, Kemenkes pernah merekomendasikan tiga jenis masker, yakni masker N95, masker bedah, dan masker kain. Masker kain tidak boleh berbahan sembarangan, misalnya kain tipis dan setidaknya harus memiliki dua lapis kain.

Tautan Berita: Airlangga: Presiden Jokowi Minta Ada Standardisasi Masker untuk Masyarakat