Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Terima SNI, Produksi Sepeda Kreuz Naik Sepuluh Kali Lipat

  • Kamis, 04 Februari 2021
  • Humas BSN
  • 165 kali

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perindsutrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyerahkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia atau SPPT SNI untuk PT Kreuz Bike Indonesia yang merupakan pemilik merek dagang sepeda lipat Kreuz.

Produsen sepeda asal Bandung itu pun saat ini mencatat peningkatan produksi hingga 160 unit per bulan, dari yang semula berkisar antara 10-15 unit sepeda lipat per bulan.

Agus mengaatakan melalui upaya mendorong pelaku usaha atau produsen menerapkan sistem manajemen mutu tersebut diharapkan sepeda buatan dalam negeri bisa berdaya saing, sekaligus mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga ekspor.

Adapun kewajiban SNI memperoleh bagi produk sepeda roda dua tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 30/2018 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Sepeda Roda Dua Secara Wajib.

Aturan ini ditetapkan untuk meningkatkan daya saing industri nasional dan penciptaan persaingan usaha yang sehat dengan penerapan sistem manajemen mutu yang menjadi syarat untuk memperoleh SPPT SNI 1049:2008.

"Pemberlakuan SNI juga bertujuan untuk memastikan keamanan dan keselamatan pengguna sepeda roda dua. Kami harap industri sepeda lokal semakin berkembang serta mampu memanfaatkan peluang, karena permintaan sepeda di dalam negeri melonjak tajam khususnya di masa pandemi Covid-19 yang mencapai 8-9 juta unit,” katanya melalui siaran pers, Kamis (4/2/2021).

Agus berpesan agar PT Kreuz Bike Indonesia selanjutnya dapat mendaftarkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produknya. Saat ini TKDN sepeda lipat Kreuz sudah mencapai sekitar 70 persen, artinya cukup tinggi.

Menurutnya paling krusial dari sepeda adalah frame, di mana saat ini sudah bisa diproduksi sendiri oleh perusahaan.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Doddy Rahadi menambahkan dalam upaya mendorong industri sepeda lokal, Kemenperin memberikan dukungan kepada PT Kreuz Bike Indonesia berupa konsultasi penerapan sistem manajemen mutu dan layanan sertifikasi SNI melalui dua unit kerja di Bandung, Jawa Barat.

Konsultasi penerapan sistem manajemen mutu diberikan oleh Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T), sedangkan layanan sertifikasi SNI diberikan oleh Balai Besar Logam dan Mesin (BBLM).

“Bimbingan teknis diberikan oleh B4T meliputi pelatihan, konsultasi dan penerapan hingga sistem manajemen mutu/Quality Management System (QMS) SNI ISO 9001:2015. Sementara, BBLM berperan dalam membimbing perusahaan dalam menentukan titik kritis pengendalian mutu dan proses produksi sesuai skema sertifikasi dalam Permenperin 30/2018,” katanya.

Dia menambahkan, bantuan teknis yang diberikan kepada PT Kreuz Bike Indonesia diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan produktivitas industri lokal, tetapi sekaligus mengoptimalkan penggunaan komponen dalam negeri pada industri sepeda tanah air.

Deputi Direktur PT Kreuz Bike Indonesia Hendri Supriadi mengatakan Kreuz akan terus berjuang agar produk yang dibuat bisa menjadi unggulan, serta mendunia.

“Saat ini kami sudah melakukan pembicaraan dengan beberapa pihak di luar negeri, dan akan melakukan ekspor ke beberapa negara seperti ke Singapura, Malaysia, dan Australia,” katanya.

 

Link: Terima SNI, Produksi Sepeda Kreuz Naik Sepuluh Kali Lipat - Ekonomi Bisnis.com