Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

BSN Dorong PPLPI Terapkan SNI ISO/IEC 17024:2012

  • Selasa, 09 Maret 2021
  • Humas BSN
  • 554 kali

Kompetensi sumber daya manusia menjadi sangat penting. Apalagi, jika kompetensi tersebut diakui secara internasional. Untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kompetensi personel dalam segala bidang tersebut, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah mengadopsi standar ISO/IEC 17024:2012 menjadi SNI ISO/IEC 17024:2012 Penilaian Kesesuaian- Persyaratan umum untuk Lembaga sertifikasi person. Standar ini merupakan persyaratan umum bagi Lembaga sertifikasi personel.

Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Heru Suseno dalam Webinar Awareness SNI ISO 17024:2012 Penilaian Kesesuaian- Persyaratan umum untuk Lembaga sertifikasi personel pada Selasa (09/03/2021) yang ditayangkan secara daring melalui aplikasi zoom dan youtube ini mengatakan BSN mendorong stakeholder termasuk Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia (PPLPI) untuk mengikuti skema sertifikasi berdasarkan SNI ISO/ IEC 17024.

Menurut Heru, apabila menerapkan standar ini, maka dapat diakui internasional. “BSN mendukung stakeholder termasuk PPLI menerapkan standar ini. Lembaga sertifikasi yang akan menerapkan SNI ISO 17024 apabila sudah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), maka dapat diakui di internasional melalui proses pengakuan International Accreditation Forum/IAF. Harapannya dengan penerapan standar ini maka sertifikat yang dikeluarkan Lembaga sertifikasi personel ini dapat diakui juga oleh internasional,” terang Heru.

Bahkan, tambah Heru, apabila dari peserta webinar ini berinisiasi menerapkan SNI ISO 17024, BSN akan melakukan fasilitasi secara bersama-sama pendampingan impelementasi standar ini pada Lembaga sertifikasi.

Melanjutkan Heru, Ketua PPLPI, Sofyan menyampaikan dengan adanya peningkatan kapasitas dan kompetensi PPLPI, maka bukan hanya kapasitas personel bersangkutan yang meningkat, tetapi, performa perguruan tinggi dimana para PLP berada pun meningkat. Karena, peran PLP sangat siginifikan dalam mensukseskan program kampus merdeka belajar.

Selain Heru dan Sofyan, webinar awareness SNI ISO 17024 yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Sriwijaya (UNSRI), Zainuddin Nawawi juga menghadirkan narasumber Analis Standardisasi Ahli Muda BSN, Muhammad Irfan dengan moderator Kepala Laboratorium Pengujian Terpadu Fakultas MIPA UNSRI, Suheryanto.

Dalam pemaparannya, Irfan menjelaskan mengenai SNI ISO 17024. Standar ini dijadikan dasar untuk pengakuan bagi Lembaga Sertifikasi personal dan skema sertifikasi yang dioperasikan untuk memfasilitasi keberterimaan di tingkat nasional dan internasional.

Terdapat 6 prinsip yang harus ada pada LS personel yaitu ketidakberpihakan, kompetensi, tanggung jawab , keterbukaan, kerahasiaan, serta cepat tanggap terhadap keluhan.

Adapun, tambah Irfan, personel yang terlibat dalam kegiatan sertifikasi, LS harus mensyaratkan personelnya untuk meminimalisir konflik kepentingan seperti mendeklarasikan setiap potensi konflik kepentingan terhadap setiap calon. Sementara terkait persyaratan penguji, jika penguji memiliki potensi konflik kepentingan dalam menguji calon, LS harus mengambil tindakan untuk memastikan bahwa kerahasiaan dan ketidakberpihakan ujian tidak dikompromikan.

Sebagaimana diketahui, saat ini, jumlah LS personel yang sudah diakreditasi oleh KAN berjumlah 16. Melalui Awareness ISO 17024 ini, tentu memiliki nilai tersendiri bagi kita semua, baik secara institusi maupun yang mengikuti. Zainuddin Nawawi berharap kegiatan awareness SNI ISO 17024 tidak terbatas pada kali ini. “Acara ini diharapkan dapat diselenggarakan secara berkala. Sehingga, pada akhirnya pranata laboratorium pendidikan di Indonesia memiliki kemampuan kompetensi yang tersertifikasi,” pungkas Zainuddin. (nda-humas)