Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

BSN Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Maluku

  • Rabu, 28 April 2021
  • Humas BSN
  • 599 kali

Usaha peningkatan kualitas produk nasional melalui penerapan standar dan penilaian kesesuaian tentu harus didukung oleh semua pihak, termasuk Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, Badan Standardisasi Nasional (BSN) terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia.

“Kalau saya lihat dari salah satu misi Provinsi Maluku, yaitu mewujudkan birokrasi yang dinamis, jujur, bersih dan melayani, ini ada potensi untuk kerjasama dengan BSN terkait dengan pendampingan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Kalau PTSP ini dilakukan perbaikan, masyarakat akan merasakan pelayanan yang baik dan kepercayaan terhadap pemerintah tentu akan naik”, ungkap Sekretaris Utama BSN, Nasrudin Irawan dalam rapat BSN dengan Pemerintah Provinsi Maluku dalam rangka penjajakan Kerjasama Bidang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian secara daring pada Selasa (27/4/2021).

Menurut Nasrudin, salah satu yang sering diterapkan oleh organisasi pelayanan dalam rangka meningkatkan kepuasan pelanggan adalah dengan melakukan penerapan SNI ISO 9001:2015 – Sistem Manajemen Mutu. Kemudian dengan maraknya isu korupsi serta agar tidak menimbulkan penangkapan yang diakibatkan praktek korupsi di organisasi pelayanan, Nasrudin menyampaikan perlunya penerapan SNI ISO 37001:2016 – Sistem Manjemen Anti Penyuapan.

Nasrudin juga menuturkan terkait pentingnya pendidikan standardisasi bagi mahasiwa dan terkait jumlah lembaga sertifikasi yang belum memadai di Provinsi Maluku. Hal ini dapat menjadi concern dalam kerja sama ini nantinya.

Sementara itu, ketua Tim Gubernur Percepatan untuk Pembangunan (TGPP) Provinsi Maluku, Hadi Basalamah menyambut baik rencana kerja sama antara BSN dengan Pemprov Maluku dan berharap agar melalui kerja sama yang akan dijalin dapat meningkatkan kualitas dari produk-produk unggulan Provinsi Maluku. 

Hingga saat ini BSN telah melakukan Kerjasama di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian dengan sekitar 40 Institusi Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia.

Rapat dihadiri oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kerja Sama, dan Layanan Informasi BSN, Zul Amri; Direktur Pengembangan Standar Mekanika, Energi, Elektronika, Transportasi, dan Teknologi Informasi BSN, Y. Kristianto Widiwardono; dan Direktur Standar Nasional Satuan Ukuran Termolektrik dan Kimia BSN, Ghufron Zaid. (Ian – Humas)