Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Jaga Kualitas Produk Perikanan Melalui Laboratorium Terakreditasi KAN

  • Minggu, 12 September 2021
  • Humas BSN
  • 254 kali

Perikanan merupakan salah satu potensi sumber daya alam unggulan nasional. Potensi ini tentu harus dapat dimaksimalkan dengan baik agar dapat bermanfaat bagi masyarakat, serta dapat mendukung daya saing bangsa. Guna menjaga kualitas produk perikanan, diperlukan laboratorium yang kompeten serta diakui internasional.

Saat ini, Komite Akreditasi Nasional (KAN) memiliki layanan untuk mengakreditasi laboratorium penguji dengan ruang lingkup produk-produk perikanan. Salah satu laboratorium penguji yang telah terakreditasi KAN adalah laboratorium penguji Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Ambon.

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang juga menjabat sebagai Ketua KAN, Kukuh S. Achmad mengapresiasi BKIPM Ambon yang berkomitmen menjamin mutu hasil perikanan melalui penyediaan laboratorium yang kompeten. Ia menilai, hal tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. “Selain karantina ikan, BKIPM juga mendapat tugas untuk pengendalian mutu. Artinya, berbicara kesehatan untuk manusia ketika ikan itu dikonsumsi oleh kita,” ujar Kukuh dalam kegiatan monitoring laboratorium di BKIPM Ambon, Jumat (10/9/2021).

Provinsi Maluku sendiri merupakan salah satu daerah dengan sektor perikanan tangkap terbesar di Indonesia. Bahkan, saat ini pemerintah mencanangkan Provinsi Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN), dimana sentra-sentra produksi seperti Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Timur, dan Kabupaten Maluku Tenggara, dijadikan daerah penyangga utama ekspor perikanan nusantara.

Dalam kesempatan ini, Kukuh didampingi Kepala BKIPM Ambon, Ashari Syarif dan Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, M. Latuconsina, mengunjungi laboratorium yang dimiliki oleh BKIPM Ambon. “Saya berharap, apa yang sudah dicapai oleh BKIPM Ambon tetap terjaga, bahkan ditingkatkan, untuk melindungi masyarakat kita terutama dari aspek kesehatan,” pesan Kukuh. (ald-Humas)