Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Pasar Gantung Bakal Jadi Pasar SNI

  • Selasa, 21 September 2021
  • Humas BSN
  • 1789 kali

MANGGAR, POS BELITUNG - Pasar Traditional Gantung akan menjadi pasar Standar Nasional Indonesia (SNI) pertama di Kabupaten Belitung Timur.

Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPMPTSPP) Kabupaten Beltim terus berbenah serta melakukan berbagai persiapan sebelum penilaian pasar dilakukan, termasuk berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Kepala DPMPTSPP Kabupaten Beltim, Liatim, mengaku optimistis pasar Tradisional Gantung akan memperoleh sertifikat SNI. Apalagi ditambah dengan dukungan dan komitmen dari berbagai OPD terkait

"Insyaallah kita optimistis. Kami sudah berkomitmen dengan dinas terkait untuk saling bersinergi membantu pasar Gantung memperoleh sertifikat SNI,” ucap Liatim seperti dikutip dari rilis Diskominfo Beltim yang diterima Pos Belilung, Senin (20/9).

Dia menyebut, proses penilaian pasar SNI akan dilaksanakan pada Oktober 2021 mendatang. Kementerian Perdagangan Rl sudah menugaskan PT Sucofindo sebagai pelaksana untuk naenilai kelayakan pasar SNI. "Mereka sebagai tim auditor, sifatnya independen. Mereka akan turun langsung ke pasar Gantung pertengahan Oktober nanti," ujar Liatim.

Untuk memperoleh sertifikat SNI, Ianjutnya, sebuah pasar harus memiliki 46 komponen persyaratan. Mulai dari minimal punya empat unit toilet, bersih, pengelolaan sampah, hingga tersedianya ruangan penitipan anak dan ibu menyusui dan lain sebagainya.

"Berdasarkan analisisa dari tim pendamping, kalau di pasar Gantung saat ini sudah 70 persen lebih dari jumlah tersebut sudah terpenuhi. Sisanya sebenarnya sudah ada itemnya tinggal penerapan atau perbaikannya saja," kata Liatim.

Dengan diperolehnya sertifikat SNI, maka pelayanan dan fasilitas pasar akan jauh lebih baik. Selain itu pula, kesan kumuh dan citra pasar tradisional yang baik akan meningkat.

"Disamping kita punya kebanggaan punya pasar ber sertifikat SNI, kita juga akan memperoleh prioritas untuk memperoleh bantuan dari Kementerian Perdagangan,” imbuhnya. Mengenai mengapa pasar Gantung yang dipillh untuk menjadi pasar SNI, Liatim mengatakan bahwa pe-milihannya berdasarkan rekomenda-sl dari Tim Kementerian Perdagangan Rl.

"Dulunya kan kita diminta ajukan dua pasar yakni Pasar Lipat Kajang dan pasar Gantung. Berdasarkan penilaian awal mereka, pasar Gantung lah yang layak untuk memperoleh SNI," bebernya.

 

Sumber berita: Koran Pos Belitung, 21 September 2021. Hal. 7