Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Peduli Pangan Sehat, UMKM di Medan Berkomitmen Terapkan SNI Bakso

  • Senin, 13 Juni 2022
  • Humas BSN
  • 172 kali

 

Perhatian dan dukungan pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk Usaha Mikro Kecil (UMK) sangat besar. Melalui PP No 7 tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, pemerintah memberikan kemudahan berusaha untuk pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMK risiko rendah dengan sekaligus berhak mendapatkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan halal.

Badan Standardisasi Nasional (BSN) turut andil dalam meningkatkan daya saing produk UMK dengan memberikan pembinaan penerapan SNI. Salah satunya, Melalui Kantor Layanan Teknis (KLT) BSN Riau yang ada di Pekanbaru, BSN mendampingi CV Makiji untuk menerapkan SNI 3818:2014 Bakso Daging.

Dalam kunjungan ke CV Makiji di Medan, Sumatera Utara pada Jumat (10/6/2022), Deputi bidang Penerapan Standar dan Penerapan Standar BSN, Zakiyah mengapresiasi semangat owner CV Makiji, Winda, yang berupaya menghasilkan produk pangan sehat dengan menerapkan SNI. Zakiyah menuturkan, tidak ada yang tidak mungkin untuk menggapai mimpi.

“Ketika kita bertekad, tekun, bekerja keras apalagi ketika nanti sudah tersertifikasi SNI, target mengembangkan usaha dengan menghasilkan produk pangan sehat yang dapat menguasai pasar nasional insyaAllah bisa terwujud,” tutur Zakiyah.

Berawal dari keinginannya agar usahanya yang bergerak di kuliner bakso Frozen food berkembang lebih maju, Winda, memutuskan untuk mengikuti program pemimbingan SNI di BSN. Melalui (KLT) BSN Riau yang ada di Pekanbaru, Winda mendapatkan pelatihan penerapan SNI, mulai dari pemahaman SNI produk dan sistem manajemen keamanan pangan yang akan diterapkan di usahanya. Setelah dilakukan awareness SNI, pendampingan penerapan SNI oleh BSN dilanjutkan dengan tahapan Gap Analysis sarana dan prasana proses produksinya, hingga pengujian produk di laboratorium terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Winda mengakui, pembimbingan dari BSN telah menambah semangatnya untuk mengembangkan usaha, memproduksi pangan yang sehat. Ia pun berjanji akan segera melakukan tindakan perbaikan sesuai arahan yang diberikan. (PPSPK-ed:Humas)