Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

BSN dalam Entredev KemenKopUKM 2024: SNI Tingkatkan Daya Saing dan Keberlangsungan Bisnis

  • Rabu, 19 Juni 2024
  • Humas BSN
  • 1531 kali

Sebagai upaya nyata dalam mendukung Visi Indonesia Emas 2045, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (KemenKopUKM) melalui Deputi Bidang Kewirausahaan menginisiasi program Entrepreneur Development (Entredev) 2024, pada Jum’at (14/6/2024) di Badung, Bali.

Badan Standardisasi Nasional (BSN) turut hadir dalam acara yang diselenggarakan dalam rangka menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan wirausaha di Indonesia serta memastikan bahwa para pengusaha dapat bertumbuh, berkembang, dan mencapai kesuksesan lebih cepat melalui penerapan konsep-konsep inovatif dan teknologi terkini, terutama melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Penerapan SNI sangat penting dalam peningkatan daya saing dan keberlangsungan suatu bisnis. Selain menjamin kualitas produk serta layanan, SNI juga dapat membantu para wirausaha dalam meningkatkan tata kelola bisnisnya dan memenuhi persyaratan pelanggan,” ungkap Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Zakiyah saat menjadi narasumber.

BSN, sambungnya, siap berkolaborasi untuk bersama-sama memberikan pendampingan penerapan SNI bagi para wirausaha peserta Entredev.

Melalui Entredev, para peserta dapat mengakses berbagai sumber daya, termasuk pelatihan kewirausahaan, mentorship dari para ahli industri, dan konektivitas dengan jaringan bisnis yang luas. Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan individu, tetapi juga menciptakan ekosistem bisnis yang mendukung dan mendorong kolaborasi serta pertukaran ide, visi juga misi pelaku usaha.

Berkenaan dengan program Entredev, Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM, Siti Azizah menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memfasilitasi para pelaku usaha agar memiliki tata kelola bisnis yang baik sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan pengembangan usahanya secara lebih cepat.

“Selain itu, untuk dapat bersaing dan meningkatkan pasar dalam maupun luar negeri dibutuhkan standardisasi, BSN siap memberikan pembinaan  khususnya dalam pemenuhan dan penerapan SNI,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Wayan Ekadina menyampaikan, “DiskopUKM Provinsi Bali mengapresiasi dan siap mendukung penyelenggaraan Entredev yang sudah berjalan selama 3 tahun terakhir. Pada tahun ini ada sekitar 100 orang peserta Entredev yang berasal dari Bali, ajang ini dapat menjadi wadah dan kesempatan yang sangat baik bagi para wirausaha untuk belajar dan meningkatkan performansi usahanya.”

Entredev yang merupakan program fasilitasi praktek tata kelola bisnis wirausaha melalui kegiatan konsultasi bisnis dan pendampingan usaha, yang dirancang secara terstruktur dan berkelanjutan untuk membantu para wirausaha mengembangkan usahanya dari sisi performansi juga dampak ini, diikuti dengan estimasi jumlah total 2.300 peserta dari Sektor Teknologi sebanyak 500 peserta, Agrikultur sebanyak 1.000 peserta, serta Health, Beauty and Wellness yang terdiri dari 800 peserta dari 33 provinsi. (PjA - Humas & Wiranti – PPSPK)

 

Galeri Foto: BSN dalam Entredev KemenKopUKM 2024: SNI Tingkatkan Daya Saing dan Keberlangsungan Bisnis