Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

KAN Gelar Pertemuan Teknis Laboratorium dan Penyelengara Uji Profisiensi di Yogyakarta

  • Jumat, 04 Juni 2021
  • Humas BSN

Dalam era globalisasi saat ini, kualitas produk industri, jasa maupun komoditas yang dikomersilkan harus memperhatikan kualitas dan standar mutu. Laboratorium pengujian berperan penting dalam mendukung pemastian kualitas suatu produk. Agar hasil dari pengujian tersebut diterima secara global, laboratorium harus memenuhi persyaratan kompetensi yang diakui secara internasional, dengan pembuktian akreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Untuk menyosialisasikan perkembangan kebijakan akreditasi, KAN mengadakan Pertemuan Teknis Laboratorium dan Penyelenggara Uji Profisiensi di Yogyakarta, Kamis (3/6/2021). Pertemuan teknis ini dibuka oleh Deputi Bidang Akreditasi Badan Standardisasi Nasional (BSN) selaku Sekretaris Jenderal KAN. Adapun paparan Perkembangan Kebijakan Akreditasi KAN dibawakan oleh Direktur Akreditasi Laboratorium BSN, Fajarina Budiantari.

Pertemuan teknis ini diikuti oleh 60 Lembaga Penilaian Kesesuaian, terdiri atas Laboratorium - baik laboratorium penguji, medik, dan kalibrasi - serta Penyelenggara Uji Profisiensi terakreditasi KAN yang berada di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Selain narasumber dari BSN/KAN, kegiatan ini juga menghadirkan Ketua Tim Inventor GeNose C19, Prof. Kuwat Triyana yang memberikan paparan terkait ketertelusuran peralatan, serta menghadirkan asesor KAN bidang kimia, Tri Joko Raharjo dengan paparan Titik Kritis Implementasi SNI ISO/IEC 17025:2017.

Deputi Bidang Akreditasi Badan Standardisasi Nasional (BSN) selaku Sekretaris Jenderal Komite Akreditasi Nasional (KAN), Donny Purnomo menjelaskan peran sentral LPK dalam pemulihan ekonomi nasional

Direktur Akreditasi Laboratorium BSN, Fajarina Budiantari memaparkan perkembangan kebijakan akreditasi KAN

Dalam kesempatan ini, Ketua Tim Inventor GeNose C19, Prof. Kuwat Triyana memberikan paparan terkait ketertelusuran peralatan

Asesor KAN bidang kimia, Tri Joko Raharjo turut andil dengan paparan Titik Kritis Implementasi SNI ISO/IEC 17025:2017

Pertemuan teknis ini diikuti oleh 60 Lembaga Penilaian Kesesuaian, terdiri atas Laboratorium - baik laboratorium penguji, medik, dan kalibrasi - serta Penyelenggara Uji Profisiensi terakreditasi KAN yang berada di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya