Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Ini Ciri-Ciri Pembalut yang Sehat

  • Rabu, 08 Juli 2015
  • Pusat Pendidikan Pemasyarakatan
  • 5150 kali

 

REPUBLIKA.CO.ID, Himbauan YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) mengenai 9 merek pembalut ternama di Indonesia yang mengandung zat kimia klorin yang berbahaya bagi kesehatan tentu membuat penasaran. Pembalut seperti apa yang baik bagi kesehatan organ intim wanita?

 

Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 16-6363-2000 produk pembalut wanita haruslah bersih, tidak mengandung kotoran dan zat asing, tidak menyebabkan iritasi atau efek yang membahayakan lainnya, tidak melepaskan serabut pada waktu digunakan, tidak berbau dan lembut. Sementara mengenai warna haruslah putih. Warna lain boleh namun hanya sebagai tanda atau identitas yang tidak bersentuhan langsung dengan tubuh.

 

Pembalut yang baik juga harus bersifat netral terhadap fenoltalein dan jingga metal. Lalu tidak berflouresensi kuat atau tidak ada flouresensi yang menunjukan adanya kontaminasi, pada sisi yang bersentuhan dengan tubuh.

 

Daya serap pembalut yang ideal juga tidak kurang dari 10 kali bobot pembalut, tidak mudah rembes dan tidak mudah robek. Namun, di Indonesia sendiri nampaknya belum ada pembalut yang memenuhi semua klasifikasi tersebut. Terlebih lagi bahayanya pembalut di Indonesia tidak dicantumkan masa kedaluwarsanya di kemasan sebagai informasi untuk konsumen.

 

Ilyani S Andang, anggota pengurus harian YLKI, menuturkan banyak konsumen wanita yang mengeluh iritasi yang disebabkan oleh pembalut. Namun biasanya mereka malu untuk mengadu dan memeriksakan diri secara lebih lanjut.

 

Padahal, katanya Selasa (7/7), risiko jangka panjang pembalut yang tidak sehat dan kini beredar di pasaran dapat menyebabkan kanker dan mengganggu sistem reproduksi dari wanita yang menggunakannya. Penyebabnya tak lain karena klorin yang terkandung di dalamnya. Jika merujuk FDA (Badan POM Amerika Serikat), maka pembalut yang baik seharusnya bebas klorin.

 

Link Berita :  http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/15/07/07/nr42fa-ini-ciriciri-pembalut-yang-sehat