Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Pentingnya Sertifikat Kalibrasi dalam Menjamin Ketertelusuran

  • Selasa, 05 April 2022
  • 6368 kali

Kalibrasi adalah proses yang digunakan untuk menjaga keakuratan alat ukur. Proses kalibrasi melibatkan perbandingan perangkat ukuran dengan referensi yang diketahui. Dalam kalibrasi, ada kata kunci yang penting, yaitu ketertelusuran.

Demikian disampaikan Deputi Standar Nasional Satuan Ukuran Badan Standardisasi Nasional (BSN), Hastori, saat membuka webinar Pentingnya Pemahaman dan Pemanfaatan Informasi Sertifikat Kalibrasi pada Selasa (5/4/2022). Webinar diselenggarakan oleh BSN dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag), dalam rangka memperingati hari metrologi dunia yang jatuh setiap tanggal 20 Mei.

Dalam kesempatan ini, Peneliti Madya BSN, Aditya Achmadi menerangkan bahwa rantai ketertelusuran dapat melalui berbagai tahap kalibrasi. “Setiap tahapan ada dokumen yang menyambungkan proses kalibrasi,” terangnya.

Ia menuturkan, sertifikat kalibrasi adalah mata rantai yang penting, karena menyambungkan alat ukur dengan standar yang dipakai untuk mengkalibrasinya. “Di sertifikat inilah, kita bisa melihat bagaimana hubungan antara standar dengan alat ukur kita, dan seberapa akurat dengan ketidakpastiannya,” jelas Aditya.

Sertifikat kalibrasi sendiri memuat berbagai informasi, diantaranya logo akreditasi, metode kalibrasi, hasil kalibrasi berupa koreksi/persamaan kalibrasi atau ketidakpastian, serta berisi informasi kondisi alat saat pengukuran.

“Sertifikat kalibrasi bukan sekedar bukti bahwa alat kita terkalibrasi. Lebih dari itu, sertifikat kalibrasi berisi informasi-informasi yang berharga, untuk digunakan agar hasil pembacaan alat kita menjadi terkalibrasi,” tegas Aditya.

Pada intinya, proses kalibrasi tidak berhenti di laboratorium kalibrasi saja, melainkan sampai kepada pemanfaatan informasi di sertifikat. (ald-Humas/Red: Arf)