Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Kenapa Septic Tank Bisa Meledak? Begini Penjelasannya

  • Rabu, 12 Juli 2023
  • 5477 kali

Jakarta: Insiden septic tank meledak di Wajo, Sulawesi Selatan, viral. Insiden itu terjadi sebuah kos-kosan di Jalan Anggrek Sengkang, Kecamatan Tempe, Wajo pada Jumat, 7 Juli 2023 sore.

Banyak yang bertanya-tanya, kok septic tank bisa meledak? Mungkin Sobat salah satunya.

Merangkum dari berbagai sumber, septic tank pada dasarnya memang bisa meledak dalam kondisi tertentu. Limbah yang tertampung di dalam septic tank mengalami proses pengolahan secara biologis yang dilakukan mikroorganisme.

Proses penguraian limbah ini menghasilkan gas metana, karbondioksida, hidrogen sulfida, amoniak, dan sejumlah senyawa lain. Gas-gas inilah yang menjadi penyebab utama dari kasus meledaknya septic tank di suatu rumah.

Metana adalah senyawa hidrokarbon fraksi ringan yang mempunyai karakteristik gampang terbakar. Oleh sebab itu, gas ini biasa digunakan dalam pembuatan gas alam atau LNG (Liquid Natural Gas).

Jika metana yang ada di dalam septic tank terjebak karena tidak adanya saluran pembuangan gas, maka lama-kelamaan prosentase jumlah akan semakin besar. Setiap bertambahnya waktu pemakaian, jumlah gas metana di dalam septic tank pun akan bertambah banyak.

Ketika sudah mencapai kadar tertentu, gas tersebut dapat menimbulkan bahaya ledakan yang besar, apalagi dipicu oleh korek api untuk menyalakan rokok.

 

Ciri-ciri septic tank yang sudah penuh gas

Ciri-ciri septic tank yang sudah penuh dengan gas metana biasa diandai dengan adanya retakan di beberapa bagian. Beberapa septic tank juga bisa mengembung akibat terdorong oleh tekanan gas udara di dalamnya.

Ketika lubang retakan sudah semakin lebar, gas metana akan keluar dengan bebas. Pada saat itulah, gas yang telah terlepas bebas di udara ini akan gampang terbakar. Api dari luar kemudian akan masuk ke dalam septic tank melalu perantara gas metana sehingga terciptalah sebuah ledakan yang besar.

 

Septic tank sesuai SNI

Maka dari itu, untuk mengantisipasi insiden septic tank meledak, pemerintah pun sudah memberlakukan pembuatan septic tank sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Septic tank merupakan fasilitas yang wajib ada untuk setiap jamban rumah tangga sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 3 Tahun 2014.

Sedangkan menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017, septic tank harus kedap air, memiliki lubang kontrol, ventilasi, pipa keluar masuk, dan dikuras secara regular.

Selanjutnya, SNI 2398:2017 mengatur agar septic tank dilengkapi penampungan dan pengolahan air limbah yang memiliki kecepatan aliran lambat.

Sementara, jarak ideal antara sumur resapan dengan sumur air bersih minimal 10 meter, jarak dengan bangunan minimal 1,5 meter, dan jarak dengan sumur resapan air hujan 5 meter.

Terakhir, ada juga standar bentuk dan ukuran septic tank menurut SNI 2398:2017 antara lain:

Bentuk segi empat dengan panjang x lebar 2:1 sampai 3:1

Lebar minimal 0,75 meter

Panjang minimal 1,5 meter

Tinggi minimal 1,5 meter

Ambang batas 0,3 meter

Volume disesuaikan dengan jumlah penghuni rumah.

(PRI)

Link: https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/GKdEBd0N-kenapa-septic-tank-bisa-meledak-begini-penjelasannya