Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

BSN Gelar Workshop Bersama Pakar ISO Dorong Implementasi Nilai Ekonomi Karbon di Indonesia

  • Jumat, 07 Juni 2024
  • Humas BSN
  • 1181 kali

Badan Standardisasi Nasional (BSN) menggelar Workshop for Government with ISO Experts pada Rabu (05/06/24) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan The 18th Plenary Meeting and Working Group Meetings of ISO/TC 265 – Carbon dioxide capture, transportation, and geological storage yang dilaksanakan pada 3-7 Juni 2024. Kegiatan ini mengundang stakeholders BSN yang berkaitan dengan pelaksanaan Penerapan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, pada tahun lalu Kementerian ESDM juga telah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2023 yang mengatur berbagai ketentuan mengenai kegiatan terkait CCS dan CCUS pada kegiatan usaha hulu migas. Selain itu juga telah terbit Peraturan Presiden No. 98 tahun 2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon yang di dalamnya juga mengatur tentang perdagangan karbon. Penjabaran operasionalisasi kebijakan tersebut diatur melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 21 tahun 2022 tentang Tata Laksana Penerapan Nilai Ekonomi Karbon.

"Tujuan dari workshop ini untuk mengencourage kepada stakeholder di Indonesia mengenai isu terkait Carbon Capture Storage (CCS) yang secara global sangat mendunia," ungkap Direktur Pengembangan Standar Sistem dan Harmonisasi BSN, Triningsih Herlinawati dalam keynote speech-nya mewakili Deputi Bidang Pengembangan Standar BSN.

Selain itu, dalam pemaparannya Triningsih juga menyoroti empat poin penting yang menjadi fokus diskusi dalam workshop ini, yaitu Isu Global Carbon Capture Storage; Modalitas Infrastruktur Indonesia untuk Carbon Capture Storage; Tantangan Carbon Capture Storage di Indonesia; serta Peningkatan Mutual Recognition dengan Negara Lain Terkait Carbon Capture Storage.

Workshop ini dimoderatori oleh General Secretary Indonesia Carbon Capture and Storage Center (ICCSC), Rizky Muhammad Kahfie dan menghadirkan tiga pembicara ahli yang berpengalaman dalam bidang CCS, yaitu:

1. Mr. Majid Nasehi (Chairperson ISO/TC-265) yang membahas perkembangan standar CCS;

2. Ingvild Ombudstvedt (Expert ISO/TC 265) yang membahas penggunaan standar ISO/TC 265 untuk mendukung tujuan kebijakan suatu negara; dan

3. Belladonna Troxylon Maulianda (Expert ISO/TC 265 sekaligus Executive Director ICCSC) yang membahas kemajuan implementasi CCS di Indonesia.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan Indonesia dapat lebih aktif terlibat dalam upaya global dalam mengurangi emisi karbon dioksida dan mengatasi perubahan iklim melalui penerapan teknologi CCS yang inovatif dan berkelanjutan. (hps/humas)

 

Galeri Foto: BSN Gelar Workshop Bersama Pakar ISO Dorong Implementasi Nilai Ekonomi Karbon di Indonesia