Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Tingkatkan Mutu Pembina UMKM, BSN Gandeng ICSB

  • Jumat, 06 Maret 2020
  • Humas BSN
  • 1814 kali

Surabaya. Guna meningkatkan pemahaman mengenai standardisasi dan penilaian kesesuaian, Kantor Layanan Teknis (KLT) BSN Jawa Timur bersama ICSB (International Council for Small Business) Surabaya menyelenggarakan Capacity Building Peningkatan Kapasitas Pembina UMKM Dalam Penerapan SNI di Aula Soemantri, Universitas Soetomo, Surabaya tanggal 2-4 Maret 2020 yang dihadiri 30 orang berbagai kalangan dengan profesi yang beragam. (6/3/2020)

 

 

Personel KLT BSN Jatim Yuniar Wahyudi, menjelaskan pentingnya peningkatan mutu bagi pembina UMKM ketika menjalankan tugasnya. Dalam hal pembinaan penerapan SNI, sesuai amanah UU No. 20 Tahun 2014, BSN bekerja sama dengan kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian lainnya, dan/atau pemerintah daerah untuk melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha dan masyarakat dalam penerapan SNI.

 

KLT BSN Jawa Timur sebagai garda terdepan dalam hal pembinaan SNI, melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan standardisasi dan penilaian kesesuaian. Diperlukan adanya kerjasama dengan pemerintah daerah untuk menerapkan SNI di daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. “Kami tidak bisa berjalan tanpa pendamping UMKM, karena dengan bersinergi penerapan SNI di Jawa Timur akan semakin cepat dan tepat sasaran.” Ujar Yuniar.

 

Kunjungi UMKM Bolu Ketan Mendut

 

 

Kegiatan ini tidak hanya sekedar teori yang disampaikan oleh beberapa narasumber, tetapi diselingi dengan praktek ke salah satu UMKM binaan BSN yaitu Bolu Ketan Mendut, Sidoarjo yang memproduksi biskuit. Semua peserta tampak antusias mengunjungi UMKM yang akan menerapksan SNI biskuit dan HACCP.

 

Salah satu peserta, Helmi dari Jember memberikan apresiasi kepada KLT BSN Jawa Timur yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Helmi menyadari masih banyaknya pelaku usaha yang belum mengerti dan paham tentang standar. Sedangkan masyarakat sudah mulai memilih produk yang berstandar. “Saya sangat bangga menjadi bagian dari tim pembina UMKM dari BSN, karena di Jember masih banyak pelaku usaha khususnya UMKM yang belum mengerti standar.” Kata Helmi.

 

Apresiasi Rektor Unitomo Kepada KLT BSN Jawa Timur

 

Penutupan kegiatan Capacity Building Peningkatan Kapasitas Pembina UMKM Dalam Penerapan SNI ditutup oleh Rektor Universitas Dr. Soetomo, Bachrul Amiq. Dalam sambutannya Bachrul berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kegiatan ini dengan baik. Karena ketika mulai melakukan pembinaan bagi UMKM banyak tantangan yang harus dihadapi. Komitmen tidak hanya bagi UMKM tetapi juga bagi para pembina agar selalu ditingkatkan. Bachrul mengapresiasi kegiatan ini dan diharapkan akan terus berlanjut sampai diterapkan oleh UMKM.

 

Pembinaan bagi UMKM merupakan salah satu bentuk tri darma perguruan tinggi khususnya di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo). Semua mahasiswa akan mengikuti mata kuliah kewirausahaan yang pada akhirnya mereka harus membuat bisnis sesuai dengan jurusannya masing-masing. Kedepannya, Unitomo akan melakukan kerja sama dan bersinergi dengan BSN dalam hal pendidikan standardisasi dan penilaian kesesuaian. "Di era yang serba maju saat ini, kami yakin dengan menerapkan standar produk yang dihasilkan akan berdaya saing dan memiliki nilai tambah yang lebih/" tutup Bachrul.

 

Dengan diadakannya pelatihan ini, KLT BSN Jatim akan terus merekrut calon pembina mutu SNI sebagai kepanjang tanganan dari BSN. Selain itu, calon pembina kedepannya akan membina dan membantu UMKM di daerah masing-masing untuk dapat menerapkan SNI. (rmy/klt_jatim)