Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

Pengumuman Pemenang Lomba SNI ISO 37001

  • Selasa, 27 Maret 2018
  • David Nicko
  • 1312 kali

Agar lebih banyak lagi masyarakat yang mengetahui tentang SNI ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, mengajak anak-anak muda Indonesia yang kreatif dan peduli pada Indonesia yang bebas dari kasus penyuapan untuk mengikuti Lomba SNI ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.  Lomba terdiri dari 3 (tiga) jenis kegiatan, yaitu Lomba Logo, Lomba Poster, dan Lomba Video Pendek.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih paham bahwa saat ini telah ada SNI yang mengatur tentang sistem manajemen anti penyuapan di dalam perusahaan/organisasi.  Selain itu, diharapkan informasi tentang SNI Sistem Manajemen Anti Penyuapan semakin dikenal luas dan akan ada lebih banyak lagi perusahaan/organisasi yang terdorong untuk menerapkan SNI ini demi Indonesia yang bebas dari penyuapan.

 

Dari ketiga lomba ini memperebutkan hadiah total 35 juta rupiah, dengan tim dewan juri adalah Dr. Dra Zakiyah, MM (Deputi Informasi dan Pemasyarakatan Standardisasi - BSN), Ir. Nasrudin Irawan, MEnvStud (Kepala Pusat Pendidikan dan Pemasyarakatan Standardisasi - BSN), Budi Triswanto, ST (Kepala Bidang Sistem Komunikasi Data dan Jaringan Informasi Standardisasi - BSN), Alois Wisnuhardana (Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden), dan Maria Elena Puspasari, S.Sn, M.Ds (Dosen Universitas Multimedia Nusantara).  Proses penjurian dilaksanakan di Hotel Menara Peninsula, pada Sabtu, 24 Maret 2018.

 

Untuk menjadi mengikuti lomba SNI ISO 37001, calon peserta diharuskan mengirimkan formulir pendaftaran yang ditandatangani sebagai bentuk pernyataan bahwa:

(1) Sebagai peserta lomba, peserta menyampaikan data yang sebenarnya dan bersedia untuk mematuhi segala ketentuan yang ditulis dalam dokumen lomba maupun revisinya yang dikeluarkan oleh Panitia Lomba baik secara resmi baik melalui website, telepon, surat, maupun email.

(2)  Karya yang dikirimkan adalah benar karya asli dan orisinal yang dapat dipertanggungjawabkan, dan belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam lomba apapun.

(3)  Apabila karya menjadi pemenang, tetapi dikemudian hari diketahui dan terbukti bahwa karya tersebut ternyata bukan karya asli, maka peserta bersedia untuk dibatalkan sebagai pemenang dan bersedia mengembalikan hadiah yang telah diterima, serta bersedia dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

(4)  Peserta bersedia menyerahkan karya yang didaftarkan menjadi hak milik BSN (hak cipta pada BSN) dan bersedia memberikan hak eksklusif kepada BSN untuk mengubah atau menyempurnakan karya tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan sosialisasi SNI ISO 37001 Standar Sistem Manajemen Mutu.

 

Dari 218 peserta lomba poster, berhasil terpilih 10 (sepuluh) karya poster terbaik pilihan juri yang paling menggambarkan manfaat penerapan SNI ISO 37001.  Melalui berbagai karya poster yang masuk tersebut, menggambarkan kedalaman peserta dalam memahami tema cegah suap dengan SNI dan menuangkannya dalam karya.  Selain dari kedalaman makna, kriteria penilaian lomba poster juga dilihat dari unsur orisinalitas ide karya, dimana maksudnya adalah karya memiliki ide baru yang segar dan beda dari yang lain.  Kualitas artistik visual dan komposisi objek dan warna dalam poster dan bagaimana pesan berhasil tersampaikan kepada orang yang melihat poster juga mempengaruhi penilaian.

 

Sementara itu dari kegiatan lomba video pendek, masuk sejumlah 62 karya video yang juga dipilih 10 (sepuluh) karya terbaik.  

 

Meski melalui perdebatan yang cukup seru, dari 235 peserta lomba logo yang mendaftarkan diri dengan mengirimkan karyanya, Dewan Juri akhirnya memutuskan bahwa karya seorang mahasiswa dari Universitas Komputer Indonesia - Bandung adalah pemenangnya. Pemenang Lomba Logo SNI ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan: Royhan Faisal Reza.

 

 

Logo ini bukan untuk pengganti tanda SNI. Tetapi logo ini menjadi simbol gerakan penerapan SNI Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan dapat digunakan sebagai branding para penerap SNI ISO 37001:2016.

 

Selain karya Reza, terpilih 3 (tiga) karya logo favorit yang memiliki paling banyak impression di media sosial.  Ketiga karya logo tersebut dipilih masing-masing dari media sosial Facebook, Twitter, dan Instagram.

 

 

Attachment



Basni

Ada tanggapan lebih lanjut?

Lapor
Hotline 021 392-7422 Whatsapp 0813 802 2930
Email bsn@bsn.go.id E-Pengaduan SIPMAS

Klik LAPOR untuk Pengaduan Masyarakat