Badan Standardisasi Nasional
  • A
  • A

BSN Jalin Kolaborasi Dengan BPPSI Pekanbaru

  • Jumat, 18 Juni 2021
  • Humas BSN
  • 590 kali

Peran Lembaga Penilaian Kesesuaian di Indonesia sangat dibutuhkan dalam peningkatan daya saing nasional. Akreditasi menjadi kunci dalam menjamin kesesuaian dan keberterimaan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu Lembaga Penilaian Kesesuaian di Riau yaitu Balai Pengembangan Produk dan Standardisasi Industri (BPPSI) Pekanbaru turut berkontribusi dalam upaya pengembangan dan peningkatan daya saing industri di Riau.

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kukuh S, Achmad pada acara penandatanganan perjanjian kerja sama antara BSN dengan BPPSI Pekanbaru di Pekanbaru, Riau, Jumat (18/06/21) menjelaskan bahwa kebutuhan stakeholder terkait akreditasi menjadi suatu hal yang tidak dapat dihindari. Tanpa Lembaga Penilaian Kesesuaian yang cukup baik, maka cita-cita dalam meningkatkan daya saing tidak dapat terwujud tanpa adanya kolaborasi.

“Sinergi merupakan langkah awal untuk bersama-sama menggapai tujuan yang semakin baik,” ungkap Kukuh.

Lebih lanjut Kukuh mengungkapkan, tanpa adanya kolaborasi dan kerja sama, tidak mungkin kegiatan standardisasi dan penilaian kesesuaian di Indonesia dapat berjalan dengan baik. “Dengan mengidentifikasi sumber daya manusia yang dimiliki, kita dapat berbagi tujuan bersama dalam konteks melindungi masyarakat dari aspek kesehatan, keselamatan, dan fungsi lingkungan hidup,” jelasnya.

Kegiatan standardisasi dan penilaian kesesuaian di Indonesia tidak lepas dari sejarah panjang antara Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Dengan adanya BSKJI dan satkernya di seluruh Indonesia akan menguatkan peta infrastruktur lembaga penilaian kesesuaian di Indonesia. "Tugas kita bersama adalah meningkatkan daya saing produk unggulan Indonesia dibandingkan negara lain" ujar Kukuh.

Senada dengan Kukuh, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Doddy Rahardi mengatakan, "Peran BPPSI sebagai Unit Pelayanan Teknis atau perpanjangan tangan Kementerian Perindustrian perlu terus ditingkatkan, terutama dalam mendorong penerapan standar oleh pelaku industri yang ada di provinsi Riau."

Doddy menyampaikan proses standardisasi melalui akreditasi Lembaga Penilaian Kesesuaian seperti Laboratorium Uji/Kalibrasi dan Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro), dapat menciptakan jaminan mutu dari produk/jasa yang dihasilkan. "BSKJI terus berupaya peningkatan penerapan standar dengan kegiatan yang dilakukan 24 satuan kerja BSJKI yang terkait dengan standardisasi," ujar Doddy.

Dalam kesempatan tersebut, penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Heru Suseno dan Kepala BPPSI Pekanbaru, Fathullah yang disaksikan oleh Kepala BSN. Penandatanganan kerja sama ini diharapan menjadi awalan yang baik, tidak hanya dalam hal pelayanan terkait laboratorium tetapi juga pembinaan IKM di Riau bersama-sama melalui Kantor Layanan Teknis (KLT) BSN Riau. (rmy/humas)